Mempelajari alat penangkal petir dan aspek pendukung nya, ketika musim hujan di indonesia sudah tiba perangkat alat ini memainkan peran penting dalam melindungi properti anda dari ancaman petir.

Indonesia sebagai salah satu negara yang intensitas Frekuensi petirnya cukup tinggi di beberapa daerah, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya petir.

lalu langkah apa yang efektif untuk memproteksi dari semua itu ? Langkah pencegahan yang efektif adalah memasang perangkat penangkal petir itu sendiri,untuk melindungi properti dan keselamatan penghuni-nya.

Sebelum anda mengaplikasikan perangkat petir tersebut,ada baiknya anda mengenal apa saja alat penangkal petir dan cara kerja alat tersebut.

Dalam artikel kali ini kami akan membahas apa sih alat penangkal petir itu ? fungsi dan cara kerja, serta alat pendukung petir lain-nya sebagai langkah pencegahan terhadap bahaya petir.

 

Apa aja sih perangkat alat penangkal petir itu ?

Secara garis besar, alat penangkal petir itu adalah perangkat atau sistem yang dibuat untuk melindungi bangunan dan penghuninya dari kerusakan yang di akibatkan oleh sambaran petir,perangkat ini sendiri terdiri dari beberapa alat sebagai penunjang sistem ini.

Setiap alat memiliki fungsi dan cara kerjanya masing – masing dan saling berkesinambungan satu dan lainya. Berikut komponen alat perangkat petir sbb :

Air Terminal (Head terminal) :

Air terminalAdalah ujung batang atau logam yang di buat meruncing pada awalnya, yang terbuat dari tembaga, bertujuan untuk menangkap atau memberi jalur pada petir untuk kemudian di salurkan ke tanah(bumi) melalui kabel konduktor.

Perangkat ini diletakan di atas permukaan tanah entah di atap rumah,dak rumah, atau dipasang ke media lain seperti tiang triangle dan juga tiang monopole.

Dalam perkembangan-nya Air terminal (Head terminal) tidak selalu berbentuk meruncing dan berbahan tembaga, seiring perkembangan teknologi ujung penangkal ini ada yang berbentuk bulat, berbahan logam yang solid dan tentu saja sudah melalui serangkaian uji tes yang layak.

 

Kabel Penghantar (Down Conductor) :

Kabel PenghantarPada awal percobaan-nya benyamin franklin, selaku salah satu penemu alat penangkal petir dalam eksperimenya hanya menggunakan se utas tali / benang yang dibasahi.,dengan maksud ketika petir menyambar ujung batang, tali tersebut akan mengalirkan aliran listrik dari arus petir.

Namun, seiring berkembang nya teknologi kabel penghantar (down condcutor) kini menggunakan material yang terbuat dari logam tembaga,dengan acuan penghantar listrik yang baik selain emas adalah tembaga.

 

Kabel pengahantar yang banyak digunakan oleh aplikator pemasangan penangkal petir antara lain :

  • Kabel BC (Bare Cooper) adalah jenis kabel konduktor yang terbuat dari tembaga murni tanpa lapisan atau pelindung tambahan (insulin)

Dalam konteks penangkal petir,pengalikasian-nya bisa digunakan sebagai kawat penyalur sekaligus penghantar untuk sistem penangkal petir konvensional.

Sedangkan untuk sistem penangkal petir elektrostatis hanya di gunakan sebagai bagian dari sistem grounding,dengan cara di lilitkan atau di capit dengan cincin conector ke batang elektroda.

  • Kabel NYY dan NYA adalah jenis kabel listrik yang dirancang untuk penggunaan di dalam tanah atau dalam pipa,memiliki inti konduktor yang terbuat dari tembaga dan mempunyai lapisan insulin guna mencegah terjadinya kontak antar konduktor.

Dalam pengaplikasianya pada sistem penangkal petir,terkhusus sistem ekeltrostatis berfungsi sebagai penerima aliran listrik petir dari head terminal.

Untuk kemudian di koneksikan ke lempengan tembaga (busbar) sebagai terminalisasi sistem, dibeberapa instalasi terkadang langsung di koneksikan ke batang elektroda sebagai media penghantar listrik dari arus petir.

  • Kabel Coaxial HVSC dan N2XSY berbeda dengan kabel NYY dan NYA, jenis kabel ini lebih kompleks karena memiliki multi isolator, perbedaan ini mencakup desain yang lebih rumit untuk menangani tegangan tinggi.

Dalam konteks penangkal petir fungsi dari kabel coaxial ini sama dengan kabel NYY dan NYA, namun Kabel penghantar jenis coaxial ini biasa digunakan untuk sistem perlindungan petir yang melibatkan  tegangan tinggi.

Kami selaku apalikator biasa menggunakan kabel jenis coaxial HVSC dan N2XSY ini dalam ruang lingkup Properti komersial atau industri.

Dengan didasari acuan tembaga adalah penghantar listrik yang baik, akhirnya para ahli sepakat menggunakan kawat/lempengan tembaga, sebagai sarana penghantar aliran listrik yang di terima dari ujung penangkal (Air Terminal) untuk kemudian di alirkan ke tanah/bumi melalui batang elektroda (Cooper Rod).

 

Batang elektroda (Cooper Rod) :

Batang elektrodaAdalah perangkat yang umumnya diterapkan dalam sistem pentanahan atau yang kita kenal dengan pembumian (grounding), baik itu pada sistem kelistrikan atau pada sistem penangkal petir.

Batang elektroda dalam konteks penangkal petir adalah perangkat yang berfungsi untuk melepaskan aliran listrik petir yang dihantarkan oleh kabel penghantar (down conductor).untuk kemudian dihempaskan ke bumi dengan cara di tancapakan ke dasar tanah.

  • Sebagai catatan : untuk hasil yang maksimal dan tidak mudah korosi sebaiknya menggunakan batang elektroda full tembaga,karena banyak praktik – praktik yang tidak disarankan dengan mengganti memakai batang besi biasa.

 

lightning strike / Sky counter :

Sky CounterLightning Strike Counter adalah perangkat yang dirancang khusus untuk menghitung jumlah sambaran petir yang terjadi di suatu wilayah atau struktur bangunan yang di cover menggunakan alat ini.

Perangkat ini bekerja dengan mengidentifikasi sinyal elektromagnetik atau elektrostatis yang dihasilkan oleh petir, proses ini menghasilkan data dari kumparan lightning counter yang dicatat berdasarkan intensitas sambaran petir yang melaluinya.

Jumlah yang tercatat bergantung pada seberapa besar kekuatan dari sambaran petir yang terdeteksi, perangkat ini biasa di implementasikan pada area atau daerah yang jumlah intensitas petirnya tinggi

 

Lampu Tower dan Photocell Sensor :

Obstruction LampPada konteks penangkal petir ke 2 alat ini opsional, karena pengaplikasianya di gunakan apabila sistem penangkal petir ini di letakkan di atas gedung tinggi.

Untuk fungsi lampu tower sendiri pada konteks penangkal petir adalah memberi sinyal pada pesawat akan keberadaan nya, dengan dibantu sistem photocell lampu tower ini akan berkedip kedip ketika di aktifkan.

  • Catatan : untuk beberapa lampu tower tertentu sudah terinstal sensor photocell

 

Setelah mengetahui komponen komponen alat penangkal petir di atas,ada beberapa alat pendukng lain-nya demi menunjang sistem instalasi penangkal petir ini lebih kompleks dan maksimal, karena pada dasarnya sistem proteksi petir terbagi menjadi 2 Bagian : Sistem Proteksi Petir Ekstenal & Sistem Proteksi Petir Intenal.

Untuk komponen di atas yang sudah di bahas masuk kategori sistem proteksi eksternal, bertujuan untuk mengurangi kerusakan gedung dari sambaran petir langsung, sedangkan sistem proteksi petir internal bertujuan untuk melindungi perangkat elektronik dari loncatan arus petir (induksi).

Untuk sistem proteksi petir internal memerlukan alat pendukung lainya seperti yang akan kita bahas di bawah ini.

 

Alat Pendukung Sistem Protek Petir Internal

alat pendukung penangkal petirBerbeda dengan sistem proteksi eksternal yang fokus pada perlindungan dari luar, sistem proteksi petir internal dirancang untuk menangani potensi ancaman petir yang dapat merusak peralatan elektronik bahkan penghuniya.

Karena pada saat petir menyambar lonjakan arus petir bisa menjalar kemana mana, hal ini sudah pernah kami buat artikel-nya yang berjudul : “Penyebab seseorang tersambar petir dan tips menghindarinya” silahkan anda kunjungi jika membutuhakan informasi yang lain tentang petir.

Kembali kepembahasan tentang alat pendukung sistem proteksi petir internal, berikut alat pendukung dari sistem proteksi petir internal sbb :

Surge Arrester :

Adalah perangkat yang dirancang untuk melindungi peralatan elektronik dari lonjakan tegangan yang dapat disebabkan oleh petir, gangguan listrik, atau penyimpangan tegangan lainnya di sistem kelistrikan.

Dalam konteks perangkat petir, alat ini berfungsi memutuskan jalur arus petir berlebih untuk kemudian di kembalikan ke tanah.

Lonjakan arus petir terjadi karena sambaran petir tidak langsung yang merambat melalui tanah, kemudian ke material lain yang bersifat konduktor, oleh karena itu sistem proteksi petir internal harus mempunyai sistem grounding sendiri.

 

Main Hole / Panel Terminasi :

Perangkat ini dirancang sebagai media terminal untuk mengukur resitensi ketahanan tanah, pada pengapliasian-nya untuk main hole di tempatkan di dasar tanah, sedangkan untuk panel di tempatkan di atas tembok atau tiang penunjang.

Terdapat beberapa komponen yang ada didalamnya di antara nya sbb :

  • Busbar adalah lempengan tembaga yang berfungsi sebagai media terminal untuk beberapa koneksi yang akan di buat
  • Isolator dalam konteks penangkal petir umumnya digunakan sebagai bahan atau komponen yang tidak dapat menghantarkan listrik, sebab karena itu penggunanya ditujukan untuk busbar
  • Skun Kabel adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan atau memasang kabel ke peralatan atau terminal dalam konteks ini adalah busbar sebagai terminalnya.

Note : perangkat ini juga bisa disandingkan dengan Surge Arrester

 

Earth Tester meter :

Earth Tester meter adalah perangkat pengukur yang digunakan untuk mengukur resistansi tanah atau nilai resistivitas tanah pada lokasi pemasangan sistem penangkal petir dan grounding sistem.

Resistansi tanah adalah parameter penting yang perlu diukur untuk memastikan bahwa sistem penangkal petir dapat berfungsi dengan efektif, nilai yang di sepakati adalah kurang dari <5 ohm(Ω)

 

Tower Triangle Dan Monopole :

Sebagai media pendukung dari sistem penangkal petir, terkhusus sebagai penopang dari  Air Termanl / Head terminal, dalam penerapanya tower ini bisa di pasang pada permukaan tanah atau di atas dak bangunan.

Tiang Tower ini digunakan dalam penangkal petir sebagai media penunjang, ketika atap atau bangunan yang akan di cover tidak memungkin kan untuk dipasang penangkal petir secara langsung.

Untuk spesifikasinya sudah kami buat artikel terpisah silahkan anda kunjungi :  tiang tower triangel dan monopole

Kesimpulan :

perangkat alat petir yang sudah di bahas di atas semuanya saling berkesinambungan dalam hal memproteksi properti atau hunian anda, terlebih sudah masuk musim hujan dimana di beberapa daerah di indonesia rawan akan ancaman petir.

Demikianlah informasi mengenai mengenal alat penangkal petir dan aspek pendukungnya, semoga pembahasan kali ini menjadi pertimbangan anda sebelum memutuskan memasang alat ini sebagai bentuk langkah pencegahan yang efektif.